PEMODELAN MESIN BUBUT CERDAS
Undergraduate Theses from
JBPTITBPP / 2008-07-04 16:47:35
Oleh : LINDUNG PARINGOTAN MANIK (NIM 13103019), S1 - Department ofMechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Oleh : LINDUNG PARINGOTAN MANIK (NIM 13103019), S1 - Department ofMechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Seiring dengan kemajuan zaman, industri manufaktur menghadapi
tuntutan pasar yang semakin dinamis dan persaingan yang semakin ketat. Produksi
dengan banyak variasi dan jumlah produk setiap varian yang sedikit
sulit dilakukan. Tuntutan yang demikian hanya dapat dipenuhi jika suatu industri
menguasai teknologi dan sistem informasi produksi.
Sistem Produksi Terdistribusi Mandiri (SPTM) merupakan salah satu
sistem manufaktur dimana setiap bagiannya mampu bekerjasama dengan baik. Salah
satu mesin perkakas yang terdapat dalam SPTM adalah mesin bubut. Mesin bubut
dapat dipergunakan untuk aplikasi yang sangat luas. Untuk itu diperlukan
kemampuan yang cukup tinggi untuk menguasai elemen-elemen yang terdapat dalam
mesin bubut. Dengan adanya suatu model mesin bubut yang cerdas, maka
perencanaaan proses di mesin bubut akan konsisten, seragam, optimum, cepat
dan tepat tanpa mengesampingkan kualitas produk. Pemodelan mesin bubut cerdas
ini menggunakan metode berorientasi obyek dimana metode ini berusaha untuk
membuat model obyek secara natural sesuai dengan sifat sebenarnya.
Model mesin bubut cerdas dirancang terdiri atas modul-modul
sebagai berikut: pengelolaan data workshop, pengelolaan data mesin perkakas,
pengelolaan data pemesinan, dan pengelolaan data kelengkapan perkakas potong.
Dengan adanya modul-modul ini diharapkan sistem ini memiliki
kecerdasan-kecerdasan sebagai berikut: memiliki fungsi pengelolaan data seperti
penambahan, pengubahan, dan penghapusan data; memiliki fungsi pemilihan
alternatif tool set; memiliki fungsi pemilihan parameter operasi; dan
memiliki fungsi penghitungan ongkos pemesinan.
=======================================================================
STUDI AWAL PERANCANGAN
MESIN PENGHANCUR PLASTIK
Undergraduate Theses from
JBPTITBPP / 2013-05-16 14:33:39
Oleh : ADITYA WAHYU (NIM 13100096), S1 - Department ofMechanical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 7 file
Oleh : ADITYA WAHYU (NIM 13100096), S1 - Department ofMechanical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 7 file
Di Bandung banyak
terdapat usaha pengolahan sampah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.
Salah satu jenis sampah yang diolah adalah plastik. Pengolahan sampah plastik
memberikan keuntungan ekonomi dan melestarikan lingkungan hidup.
Usaha pengolahan sampah
plastik membutuhkan alat pencacah. Bengkel pembuat mesin pencacah belum bisa
menentukan hubungan antara kapasitas mesin dengan dimensi dan daya mesin.
Oleh karena itu
tugas akhir ini berusaha untuk mendapatkan hubungan antara kapasitas mesin
dengan dimensi dan daya mesin. Selain itu dilakukan juga perancangan awal
bentuk ruang pemotongan, mekanisme pemegang pisau dinamis dan penentuan
geometri pisau. Dalam melakukan pemodelan gambar tiga dimensi mesin pencacah
plastik digunakan perangkat lunak solid work.
========================================================================
MANUFAKTUR MESIN TURBOJET 500 NEWTON
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-04-22 08:38:59
Oleh : ANUGRAH ANDISETIAWAN SUGIANTO (NIM : 13605034); Pembimbing : Dr-ing. M. Agoes Mulyadi; Dr. Firman Hartono, S1 - Department of Aerospace Engineering
Dibuat : 2010, dengan 10 file
Oleh : ANUGRAH ANDISETIAWAN SUGIANTO (NIM : 13605034); Pembimbing : Dr-ing. M. Agoes Mulyadi; Dr. Firman Hartono, S1 - Department of Aerospace Engineering
Dibuat : 2010, dengan 10 file
Dengan mengikutsertakan pertimbangan biaya dan waktu, serta keterbatasan
pengalaman, maka perancangan sistem mekanik dan proses manufaktur mesin
turbojet 500N memberikan beberapa masalah teknik. Oleh karena itu, penelitian
Tugas Akhir ini diadakan untuk mengembangkan mesin turbojet kecil yang dapat
bekerja dan dibuat menggunakan proses-proses manufaktur yang terbatas dan
banyak digunakan di negara berkembang.
Langkah pertama dalam membangun mesin ini adalah penghitungan
termodinamika dan aerodinamika propulsi yang didapatkan dari paper “The Design of
Small Turbojet Engine for HighSpeed UAV” hasil penelitian Dr. Firman
Hartono dari ITB. Langkah kedua adalah mendapatkan jenis dan dimensi kasar dari
kompresor, ruang bakar, turbin, nozel, dan sistem poros dari mesin. Proses
mentranslasikan desain teori ke desain benda yang siap produksi –disebut
dengan “desain sistem mekanik”-- menghasilkan beberapa pertimbangan teknik
dan rugi-rugi aliran yang tak terduga sebelumnya. Sebagai contoh, desain dari
ukuran dan lokasi suatu baut dapat mempengaruhi aliran aerodinamika pada
kompresor. Oleh karena itu, ditentukan jenis desain yang dapat memberikan
rugirugi tak terkira yang paling kecil dan metode manufaktur yang paling mudah
pada komponenkomponen mesin.