DIESEL

DIESEL

Minggu, 28 September 2014

PEMODELAN MESIN BUBUT CERDAS

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2008-07-04 16:47:35
Oleh : LINDUNG PARINGOTAN MANIK (NIM 13103019), S1 - Department ofMechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Seiring dengan kemajuan zaman, industri manufaktur menghadapi tuntutan pasar yang semakin dinamis dan persaingan yang semakin ketat. Produksi dengan banyak variasi dan jumlah produk setiap varian yang sedikit sulit dilakukan. Tuntutan yang demikian hanya dapat dipenuhi jika suatu industri menguasai teknologi dan sistem informasi produksi.
 Sistem Produksi Terdistribusi Mandiri (SPTM) merupakan salah satu sistem manufaktur dimana setiap bagiannya mampu bekerjasama dengan baik. Salah satu mesin perkakas yang terdapat dalam SPTM adalah mesin bubut. Mesin bubut dapat dipergunakan untuk aplikasi yang sangat luas. Untuk itu diperlukan kemampuan yang cukup tinggi untuk menguasai elemen-elemen yang terdapat dalam mesin bubut. Dengan adanya suatu model mesin bubut yang cerdas, maka perencanaaan proses di mesin bubut akan konsisten, seragam, optimum, cepat dan tepat tanpa mengesampingkan kualitas produk. Pemodelan mesin bubut cerdas ini menggunakan metode berorientasi obyek dimana metode ini berusaha untuk membuat model obyek secara natural sesuai dengan sifat sebenarnya.
 Model mesin bubut cerdas dirancang terdiri atas modul-modul sebagai berikut: pengelolaan data workshop, pengelolaan data mesin perkakas, pengelolaan data pemesinan, dan pengelolaan data kelengkapan perkakas potong. Dengan adanya modul-modul ini diharapkan sistem ini memiliki kecerdasan-kecerdasan sebagai berikut: memiliki fungsi pengelolaan data seperti penambahan, pengubahan, dan penghapusan data; memiliki fungsi pemilihan alternatif tool set; memiliki fungsi pemilihan parameter operasi; dan memiliki fungsi penghitungan ongkos pemesinan.

=======================================================================

         STUDI AWAL PERANCANGAN MESIN PENGHANCUR PLASTIK

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2013-05-16 14:33:39
Oleh : ADITYA WAHYU (NIM 13100096), S1 - Department ofMechanical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Di Bandung banyak terdapat usaha pengolahan sampah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Salah satu jenis sampah yang diolah adalah plastik. Pengolahan sampah plastik memberikan keuntungan ekonomi dan melestarikan lingkungan hidup.
Usaha pengolahan sampah plastik membutuhkan alat pencacah. Bengkel pembuat mesin pencacah belum bisa menentukan hubungan antara kapasitas mesin dengan dimensi dan daya mesin.
 Oleh karena itu tugas akhir ini berusaha untuk mendapatkan hubungan antara kapasitas mesin dengan dimensi dan daya mesin. Selain itu dilakukan juga perancangan awal bentuk ruang pemotongan, mekanisme pemegang pisau dinamis dan penentuan geometri pisau. Dalam melakukan pemodelan gambar tiga dimensi mesin pencacah plastik digunakan perangkat lunak solid work.

========================================================================

MANUFAKTUR MESIN TURBOJET 500 NEWTON 

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-04-22 08:38:59
Oleh : ANUGRAH ANDISETIAWAN SUGIANTO (NIM : 13605034); Pembimbing : Dr-ing. M. Agoes Mulyadi; Dr. Firman Hartono, S1 - Department of Aerospace Engineering
Dibuat : 2010, dengan 10 file
Dengan mengikutsertakan pertimbangan biaya dan waktu, serta keterbatasan pengalaman, maka perancangan sistem mekanik dan proses manufaktur mesin turbojet 500N memberikan beberapa masalah teknik. Oleh karena itu, penelitian Tugas Akhir ini diadakan untuk mengembangkan mesin turbojet kecil yang dapat bekerja dan dibuat menggunakan proses-proses manufaktur yang terbatas dan banyak digunakan di negara berkembang.
         
Langkah pertama dalam membangun mesin ini adalah penghitungan termodinamika dan aerodinamika propulsi yang didapatkan dari paper “The Design of Small Turbojet Engine for HighSpeed UAV” hasil penelitian Dr. Firman Hartono dari ITB. Langkah kedua adalah mendapatkan jenis dan dimensi kasar dari kompresor, ruang bakar, turbin, nozel, dan sistem poros dari mesin. Proses mentranslasikan desain teori ke desain benda yang siap produksi –disebut dengan “desain sistem mekanik”-- menghasilkan beberapa pertimbangan teknik dan rugi-rugi aliran yang tak terduga sebelumnya. Sebagai contoh, desain dari ukuran dan lokasi suatu baut dapat mempengaruhi aliran aerodinamika pada kompresor. Oleh karena itu, ditentukan jenis desain yang dapat memberikan rugirugi tak terkira yang paling kecil dan metode manufaktur yang paling mudah pada komponenkomponen mesin. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar